Monica Huggett

Musik Adalah Hidupku

Dalam Sepak Bola, Kaos “Kecut” Maupun Celana Kotor Juga Mahal

Menukar kaus penuh keringat sebagai hadiah, lazimnya akan menjadi hal aneh. Namun, dalam dunia sepak bola, pertukaran kaus dengan lawan merupakan salah satu bentuk penghormatan. Lebih daripada itu, kaus yang dipakai pemain dalam laga penentu atau luar biasa seru, merupakan barang koleksi yang sangat berharga. kami menyediakan vendor kaos polos bandung clambykaospolos.

Meski demikian, bukan kejadian langka bila kaus penuh keringat yang dipertukarkan di lapangan pada akhirnya hanya teronggok di kantong plastik, terlupakan di garasi, sampai suatu ketika pemain tersebut pensiun dari sepakbola dan butuh tambahan uang. Saat itulah, kaus ini punya arti.

Ada banyak kolektor di dunia yang bersedia membayar mahal kaus-kaus “buluk” yang dipakai dalam pertandingan bersejarah. “Kaus atau sepatu yang dipakai pemain ketika memenangi pertandingan penting, misalnya (milik) Luis Suarez saat mengalahkan Inggris, atau (milik) Tim Cahill saat melawan Belanda, akan sangat dicari,” kata kolektor Irlandia, Barry Rojack, seperti dikutip Reuters.

Rojack mengaku sudah memiliki beberapa pernak-pernik klasik Piala Dunia. Banyak di antara koleksinya masih berupa barang kotor bahkan bernoda rumput lapangan pertandingan. Di antara pernak-pernik koleksi Rojack adalah kaos Ray Houghton yang dipakai saat dia mencetak gol untuk mengantarkan tim Irlandia mengandaskan Italia 1-0 dalam di Piala Dunia 1994.

Selain kaos Houghton, Rojack juga punya kaos milik Damien Duff yang dipakai pada pertandingan babak 16 besar Piala dunia 2002, saat Irlandia kalah dari Spanyol lewat adu penalti. Duff bertukar kaos dengan Luis Enrique yang kini menjadi manajer Barcelona. Enrique kemudian memberikan kaos itu pada Rojack.

Menurut Rojack, nilai pakaian yang didapat dari Piala Dunia tak dapat dipastikan. Dia mencontohkan kaos Suarez saat ini memang tinggi. Namun, ujar dia, nilainya bisa bertambah naik atau bahkan anjlok, tergantung pada penampilan Suarez berikutnya maupun hasil turnamen secara keseluruhan.

Untuk kolektor, papar Rojack, tantangan terbesar adalah memastikan barang yang mereka dapat adalah asli. “Itu tidak mudah. Cara terbaik adalah langsung (mendapatkannya) dari pemain, keluarga mereka, atau melalui administrator dari asosiasi sepakbola yang relevan,” kata dia.(Baca juga:kaos polos bandung clambykaospolos)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *