Monica Huggett

Musik Adalah Hidupku

Sektor setoran pajak besar diminta dinamisasi

Sebagai salah satu langkah mencapai target penerimaan pajak, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) tengah melakukan dinamisasi penerimaan. Proses dinamisasi ini termasuk dalam salah satu rangkaian dari langkah extra effort, yakni pengawasan.

Selama periode 1 Januari hingga 30 Oktober 2017, penerimaan pajak terdaftar sudah terkumpul sebesar Rp 858, 05 triliun atau 66, 8% dari tujuan dalam Biaya Pendapatan serta Berbelanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar Rp 1. 283, 57 triliun.

Direktur Potensi Kepatuhan serta Penerimaan DJP Yon Arsal menyebutkan, hal semacam ini dikerjakan pada harus pajak (WP) dari industri-industri yang perkembangan Product Domestik Bruto (PDB) -nya penting. Contoh, bidang tambang, industri pemrosesan, serta perdagangan.

“Kalau WP-nya layak menambah setorannya. Kami himbau dia untuk naikkan setoran, konseling, ” kata Yon di kantor Kemkeu, Selasa (14/11).

Berdasar pada catatan Ditjen Pajak, semuanya bidang usaha pada triwulan III ini setoran pajaknya tumbuh positif, salah satunya terbesar adalah bidang pertambangan dengan nilai sebesar Rp 31, 66 triliun atau tumbuh 30%

Lalu bidang industri dengan nilai sebesar Rp 224, 95 triliun atau tumbuh 16, 63% di banding periode sama th. lantas (year on year/yoy).

Bidang perdagangan juga dengan nominal penting yaitu Rp 134, 74 triliun atau tumbuh 18, 74%, dibarengi bidang keuangan Rp 104, 92 triliun atau tumbuh 9, 08 persen.

Ke-3 bidang itu memberi andil sampai 65% pada keseluruhan penerimaan pajak sampai kuartal III.

Lalu, bidang konstruksi yang menyetor pajak Rp 35, 40 triliun atau tumbuh 2, 46%. Setelah itu bidang pertambangan dengan setoran pajak Rp 31, 66 triliun, tetapi tumbuh penting, yaitu 30, 16%.

Mengenai pajak bidang info komunikasi terkumpul sebesar Rp 32, 19 triliun dengan perkembangan 4, 62%.

“Dinamisasi adalah sisi dari analisis. Ini akhirnya berantai, info ini kan tidak dapat disangka-kira, mesti saksikan laporan keuangannya dan sebagainya. Ini konteks yang besar dalam analisa, ” ucapnya.

Dinamisasi sendiri dapat bermakna cicilan naik atau cicilan turun untuk industri. Prinsipnya, WP bayar PPh 25 serta 29 sesuai sama keadaan yang mendekati.

“Misal th. lantas terutang pajaknya 1. 200, th. depan, dia mesti setor 100 per bulannya, namun di dalam jalan nyatanya lalu dia naik, ketahuan labanya juga akan nambah jadi bertambah th. depan. Nah, itu di-adjust sekali lagi, lalu setorannya jadi bertambah. Itu dinamisasi, ” tuturnya.

Terlebih dulu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, penerimaan pajak juga akan bertambah pada periode tiga bln. paling akhir dengan masih tetap juga akan dikerjakannya extra effort di kuartal III serta IV, hingga tujuan penerimaan pajak yang di setujui oleh dewan dalam APBN perubahan juga akan terwujud.??

Extra effort yang dikerjakan salah satunya, menurut bidang dari aktor ekonomi dengan lihat data-data pada beberapa bidang yang sudah alami pemulihan ekonomi serta mempunyai kemampuan membayar pajak. “Namun kami juga akan lakukan dengan hati-hati, hingga ekonomi tidak terganggu dari bagian perkembangan tetapi tujuan penerimaan pajak dapat diraih, ” katanya. Sumber: siamplop.net

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *